NLP Gratis Trainer Amir Faisal 08157698288 : Mentransformasi Diri menggunakan Neurological Levels

blog on October 11th, 2016 No Comments


Dari buku : Destined To Be A Leader

Prinsip-prinsip yang harus dipahami dalam melakukan Perubahan atau Transformasi diri dengan NLP (Neuro Linguistic Programming) adalah :

  1. Perubahan itu berkenaan dengan diri kita sendiri. Sesuatu yang ada dalam diri kita (inner kita). Bukan diluarnya. Oleh karenanya diperlukan Will Power yang dahsyat untuk bisa berubah ( lihat NLP Gratis yang ke 14)
  2. Jika kita punya skill untuk mengubah diri sendiri, otomatis kita bisa mengu

    bah orang lain, karena kita memiliki hukum-hukum pikiran yang sama. Misalnya jika ingin menjadi Penjual yang mampu melakukan Penawaran yang sulit ditolak. Maka pelajari apa saja yang membuat kita menolak sesuatu dan menerima sesuatu.

  3. Perubahan itu ada level-level nya.

Robert Dilts telah mengembangkan salah satu model yang mungkin sangat bermanfaat dalam memahami isu-isu perubahan individu dan mempermudah kita untuk mengetahui cara yang terbaik untuk mentransformasi diri sendiri ataupun mengubah orang lain, yang disebut Neurological Levels

Model ini sifatnya hierarkis dan meliputi enam level, dimulai dari situasi paling bawah hingga level paling atas.

Level Lingkungan (dimana, kapan dan bersama siapa Anda melakukan sesuatu); Level ini tentang lingkungan eksternal – termasuk di mana kita berada, lingkungan fisik, orang yang sering bersama kita, lingkungan masyarakat dan budaya – berikut potensi-potensi masalah yang bisa terjadi pada diri kita atau yang kita alami.

Level Perilaku (apa yang Anda katakan atau lakukan) ;Level ini terkait dengan apa yang kita lakukan pada lingkungan – termasuk: berpikir, berbicara, mendengar, bereaksi, mengambil tindakan secara sadar, dengan harapan untuk mencapai sesuatu. Hal ini juga setara dengan apa yang orang tidak ingin lakukan. Bahkan, jika Anda menarik diri dari situasi tertentu pun sebenarnya Anda masih tetap memengaruhinya dengan satu atau lain hal.

Level Kapabilitas (bagaimana Anda melakukannya); Level ini terkait dengan skill, bakat, kemampuan, strategi dan sumber-sumber yang membimbing perilaku Anda dan membuat Anda bisa mengambil tindakan. Level ini tentang bagaimana Anda melakukan sesuatu. Level ini tentang skill dan proses yang membuat Anda tahu bahwa Anda menjalankan tugas atau melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Saat Anda belajar sesuatu yang baru, misalnya bersepeda atau main piano, Anda tentunya memulai dari nol di level ini, lalu secara bertahap kapabilitasnya akan semakin baik sehingga mencapai poin tertinggi saat Anda tidak perlu berpikir lagi untuk melakukannya. Oleh karena kapabilitas adalah hal-hal yang kita bisa lakukan dengan andal, dengan konstan, dan dengan berulang-ulang, bahkan seringkali tidak. Seolah-olah, kapabilitas-kapabilitas itu bisa kita dapatkan dengan cuma-cuma.

Level Keyakinan dan Nilai-Nilai (apa yang penting bagi Anda); Apa yang kita nilai tinggi, dan kepercayaan yang kita yakini tentang hidup, akan sangat memengaruhi cara kita berpikir dan bertindak. Jika Anda merasa yakin dapat memimpin Tim dan mengelola manajemen dengan baik, maka akan sangat mungkin memengaruhi kapabilitas Anda. Hal ini akan bisa dilihat orang lain karena perilaku Anda akan terwujud seperti apa yang Anda yakini saat itu. Sebaliknya, jika Anda bisa mengembangkan skill dan membangun kepercayaan diri di bidang itu, Anda akan terkejut sendiri karena keyakinan tentang kemampuan Anda itu sudah berubah. Sebaliknya seringkali kita memiliki keyakinan-keyakinan yang justru bisa menghambat atau membatasi diri kita. Keyakinan dan nilai-nilai umumnya beroperasi di luar alam pikiran sadar. Dari sinilah muncul bagaimana seseorang bisa begitu kuat mempertahankan pandangan-pandangan yang memengaruhi apa pun yang mereka, katakan dan lakukan.

Apa yang Anda junjung tinggi dan apa yang anggap penting itu bisa berevolusi dalam perjalanan hidup. Setiap pengalaman yang Anda miliki dan setiap orang yang Anda temui akan – dalam kadar tertentu – membentuk keyakinan dan nilai-nilai Anda. Banyak organisasi telah menetapkan nilai-nilai yang mewakili apa yang mereka anggap penting. Jika ada ketidakcocokan antara nilai-nilai perusahaan dengan nilai-nilai yang dianut oleh para karyawannya, atau antara dua kolega dalam perusahaan, maka hal itu dapat berpotensi konflik.

Individu, juga, tidak selalu konsisten. Seseorang dalam waktu bersamaan bisa memegang dua nilai-nilai yang bertentangan. Misalnya menjunjung tinggi kebebasan menentukan pendapat, namun kadang-kadang melakukan tindakan otoriter. Pertentangan ini bisa menimbulkan konflik internal yang membuat seseorang merasa terbelah di dua arah yang berbeda.

Level Identitas (siapa diri Anda); Level ini melibatkan perasaan tentang siapa diri Anda – peran Anda dalam kehidupan – dan tentang siapa yang bukan diri Anda. Orang kadang-kadang bisa jatuh dalam jebakan perilaku membingungkan (apa yang mereka lakukan) dengan identitas (siapa mereka).

Level ini menyangkut tujuan Anda dalam hidup. Salah satu cara Anda untuk bisa mengenal identitas Anda misalnya dalam konteks memimpin. Anda bisa bertanya pada diri sendiri, “Sebagai seorang pemimpin, siapakah diri saya?” atau “Pemimpin macam apa saya ini?”

Identitas Anda tercipta dari semua informasi dan pengaruh yang telah Anda pelajari dan padukan dalam sepanjang kehidupan Anda yang pada akhirnya membentuk orang (yakni diri Anda sendiri) seperti yang Anda rasakan saat ini.

Level Spiritualitas/Keterhubungan (tujuan lebih tinggi /kontribusi terhadap dunia);Kebanyakan orang merasa menjadi bagian atau terhubung dengan sistem yang lebih besar dibanding diri mereka masing-masing. Maka dari itu, level ini terkait dengan tujuan yang lebih mulia. Terkait dengan apa yang harus Anda berikan pada masyarakat, negara dan dunia.

NEUROLOGICAL LEVELS DALAM KENYATAAN SEHARI-HARI;

Salah satu cara mudah untuk memahami Neurological Levels adalah dengan mempertimbangkan model itu sebagai suatu sistem. Jika Anda membuat suatu perubahan dalam suatu level, maka hal itu bakal ada pengaruhnya terhadap keseluruhan hierarki. Perubahan itu bisa saja diawali dari bawah kemudian bergerak ke atas, atau menetas dari atas ke bawah. Jika Anda sudah berpengalaman menggunakan itu, Anda akan bisa mengecek konsistensinya di semua level. Jika ada seseorang meminta Anda membocorkan rahasia tertentu, ataupun tindakan yang tidak terpuji misalnya – dan Anda bersedia melakukannya – maka hal itu akan menciptakan konflik terhadap diri Anda sendiri atau integritas pribadi Anda, sekaligus bisa menghilangkan respek dari orang lain. Anda bisa merasa tidak nyaman atas apa yang baru Anda lakukan, karena hal itu berada di luar karakter sejati orang yang Anda yakini sebagai diri Anda.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “NLP Gratis Trainer Amir Faisal 08157698288 : Mentransformasi Diri menggunakan Neurological Levels”

Leave a Reply