Menggabungkan EFT Dengan NLP, Terapi Sub Modalities Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on March 31st, 2017 No Comments

Trainer Amir Faisal 0815 769 8288, baca buku Destined To Be A Leader Amir Faisal google book

NLP (Neuro Linguistic Programming) memiliki banyak teknik terapi. Salah satunya adalah Terapi Sub modalities,  yaitu  penyembuhan dengan cara mengoptimalkan fungsi-fungsi indera atau Sistem Representasi seperti Visual (penglihatan), Auditorial (pendengaran), Kinestetikal (perasaan dan sentuhan), Olfactorial (penciuman) dan Gustatorial ( pencecapan). Dalam hal ini akan digunakan sebagai Behavioral Therapy sekaligus melejitkan kinerja.

Pada tahap awal,  Coachee diminta untuk membandingkan antara kondisi riil dan kondisi ideal dalam hidupnya. Lebih mudahnya isilah tabel dibawah artikel ini.

Hal yang dibutuhkan dari Coachee adalah kemampuan untuk merepresentasikan kehidupan riil atau apa adanya, dalam bentuk Chunk atau potongan-potongan yang lebih kecil, yaitu kondisi kehidupan pribadi, pekerjaan atau bisnisnya, kondisi keuangan, hubungan keluarga dan kesempatan aktualisasi dirinya.

Dalam mengidentifikasi perlu melibatkan seluruh kemampuan sistem representasi mereka ( dalam bentuk gambar, warna, suara, perasaan dan bahkan sensasi).

Sebagai contoh, Robert T Kiyosaki konon pernah mengalami masa hidup yang cukup pahit, yaitu tinggal di gudang bawah tanah dalam kurun waktu yang cukup lama. Kiyosaki sengaja melakukan semuanya itu untuk merasakan kondisi yang disebutnya sebagai dissatisfaction, rasa ketidaknyamanan yang luar biasa seperti, tinggal di tempat kumuh, panas berkeringat ketika siang hari dan menggigil kedinginan saat malam hari. Kemudian barulah dia mulai menvisualkan kondisi idealnya saat dream nya tercapai.

Kemampuan mengidentifikasikan perbedaan pada setiap chunk, perlu melibatkan sistem Visual, Auditori dan Kinestetik, Olfactorial dan Gustatorial (VAKOG). Itulah yang dimaksud dengan Sub Modalities.

Kemudian tahap berikutnya Coachee diajak mengidentifikasikan permasalahannya dengan teknik yang disebut Top of Mind

Proses Top of Mind

Secara berpasangan, mereka diminta untuk saling Curhat untuk mengidentifikasikan The Big Problem (No 2 ) masing-masing.

Kemudian sesudah saling curhat, Coachee diminta kembali duduk dalam posisi semula. Pada saat inilah kita COMBINE dengan terapi EFT ( Emotional Freedom Technique) dengan cara melakukan TAPPED dengan ujung jari tengah pada 12 meridian atau titik-titik energi, yaitu diatas mata kiri, dibawah mata kiri, antara hidung dan bibir, dada kiri, dibawah ketiak kiri, lengan kiri, setiap ujung jari kiri, kemudian dipunggung telapak antara jari telunjuk dan ibu jari ( tetapi caranya dengan menekan dengan sedikit putaran searah jarum jam).

Saat melakukan Tapped itu Coachee diminta untuk menghealing emosi yang dirasakan yang diakibatkan oleh konflik, kemarahan, kebencian, ketakutan, ketidakpercayaan diri, perendahan diri, dst. ( boleh diulang hingga beberapa kali)

Sesudah proses ini biasanya Coachee merasakan perasaan lega yang luar biasa hingga enlightenment.

Tahap berikutnya Coachee diminta untuk menentukan problem mana yang jika bisa diatasi (No 3 pada kolom tengah), maka problem yang lain ikut terselesaikan.

Langkah terakhir, Coachee diminta untuk menemukan self esteem nya, sosok diri sendiri yang diidealkan, yang penuh sumber  ( nomor 1) bisa dikaitkan dengan perannya di lingkungan pekerjaan, bisnis, keluarga ataupun hubungan dengan sesama. Hampir seperti menvisualkan Ideal Condition dalam TOTE Models, tetapi yang ini bersifat lebih aktif dan hal-hal yang bisa terjadi pada jangka pendek, sesudah mengikuti Coaching.

SELAMAT MENCOBA

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Menggabungkan EFT Dengan NLP, Terapi Sub Modalities Trainer Amir Faisal 08157698288”

Leave a Reply