Public Hoax, artikel Leadership Amir Faisal

blog on June 6th, 2017 No Comments


Di negara-negara maju, tarohlah Amerika, honesty atau trust yang berarti kejujuran merupakan standar tertinggi bagi seorang pemimpin.

Clinton dan Obama adalah dua presiden yang sama-sama tersandung kasus perselingkuhan. Tetapi kenapa Obama tidak di impeachment? Karena dia mengakui dengan jujur dan tidak mbulet.

Di era transparansi dan tanpa sekat sosial seperti sekarang ini, tidak ada ruang lagi bagi pemimpin untuk melakukan hoax. Walaupun itu sekedar mengeluarkan statemen yang bombastis. Karena publik langsung akan mencocokan ucapan pemimpin itu dengan perilaku ataupun kinerja kesehariannya.

Sebagai contoh, akhir-akhir ini banyak pejabat publik yang dengan lantang berteriak AKU PANCASILA.

Mari kita tilik makna dibalik ucapan itu

Bangsa kita ini terkena “mental block”, seakan-akan kalau kita bicara Pancasila, itu hanya masalah keberagaman, Kebhinekaan saja. Atau terkait Sila Ketuhanan

Padahal ada problem Pancasila yang lebih krusial lagi yaitu yang terkait dengan Sila ke 5 yaitu Keadilan Sosial.

Kita tahu sumber dari carutmarutnya bangsa ini adalah masalah KEADILAN, baik di bidang hukum, politik dan ekonomi.

Tapi artikel ini hanya membatasi diri pada keadilan ekonomi. World Bank mengatakan bahwa 74 persen lahan di negeri ini dikuasai hanya 2 persen orang. Bisa terjadi di negara Pancasila dan berkeadilan sosial ini satu orang menguasai 5 juta hektar lahan. Kemudian survey ekonomi menyebutkan 10 persen orang menguasai kekayaan 77 persen, sedangkan sisanya yang 23 persen dibagi pada 90 persen penduduk.

10 persen orang itulah kelompok yang mendapatkan akses-akses ekonomi, perbankan, sumber daya alam dan kekayaan negeri ini

Ketimpangan diatas tidak mungkin terjadi, jika kita memiliki pemimpin yang bisa mengADMINkan Sila ke 5 atau KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA dengan benar.

Akar dari akar masalah konflik, perpecahan, dan kerusuhan BUKANlah masalah INTOLERANSI tetapi masalah KEADILAN

Atau dengan kata lain, jika keadilan ekonomi bisa tercapai, otomatis hubungan antar anak bangsa bisa terjalin dengan harmonis, krn tidak ada yang merasa diperlakukan tidak adil, dipinggirkan, tertindas dan sebagainya. Semuanya mendapatkan akses yang sama

Selain itu, lihat saja kehidupan di masyarakat. Jika menyangkut penghidupan keekonomian, tidak ada konflik keragaman Agama, etnis, budaya dan sebagainya. Jika tidak ada pihak yang mencurangi yang lain.

Sebagai misal :

1⃣Para buruh tidak akan pernah berani mempermasalahkan agama atau keyakinan Majikannya, apalagi mendebat ataupun menistakan.
Apalagi kalau sang majikan, termasuk orang yang baik hati, maka para buruh akan lebih apresiatif pada majikannya.

2⃣Dalam kerjasama di dunia bisnis, kita akan menghindari sekali menyinggung masalah agama yang sensitif. Apalagi menunjukkan perbedaan kita dengan Klien.

ADMINKAN KEADILAN SOSIAL DALAM EKONOMI KITA, BARU KATAKAN AKU PANCASILA

🙏🏽😇❤🇮🇩

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Public Hoax, artikel Leadership Amir Faisal”

Leave a Reply