Mengajak Ibadah dan Berbuat Kebaikan Menggunakan NLP (Neuro Linguistic Programming), Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on July 26th, 2017 No Comments

Allah memerintahkan kita beribadah dan berbuat kebaikan itu untuk kebaikan kita sendiri. Misalnya yang berkaitan dengan ibadah shalat. Baru-baru ini telah ditemukan oleh seorang ahli neurosain bernama Dean Hammer ( dalam The God Gen : 2004), bahwa didalam thalamus – bagian otak yang berfungsi sebagai ”manager” yang pekerjaannya merespon semua stimulus yang masuk ke otak – ada GEN yang hanya akan “menyala” jika seseorang beribadah. Dampak yang diperolehnya luarbiasa. Orang akan menjadi tenang, khusyu, enlightenment, dst. Jika bagian otak ini tidak pernah difungsikan, maka seseorang akan mudah stres, marah dan putus asa.

Zakat adalah kebaikan yang tidak hanya bermanfaat bagi penerima (Mustahiq) tetapi juga bagi pemberinya (Muzzaki).Orang yang rajin berzakat dan bersedekah, maka hartanya justru akan tumbuh, karena arti “zakka” sendiri adalah bersih dan tumbuh. Jika harta seseorang itu dizakati, maka berarti tidak ada energi negatipnya. Sehingga seperti ada mukjizatnya, jika harta itu diinvestasikan akan cepat berkembang, dan jika dikonsumsi akan jadi berkah. Sedekah, selain bisa menolak bala, juga bisa jadi pupuk yang membuat “tanaman” kita bisa bertumbuh menjadi 70 cabang. Kita juga sering mendapat cerita motivasi, orang-orang kaya di dunia, pada umumnya suka bersedekah. Bisa jadi itu diakibatkan oleh doa orang kita beri zakat dan shodaqoh yang diijabahi oleh Allah SWT

Namun, walau sudah tahu hikmahnya seperti itu, sering kita mengalami kesulitan untuk mengajak orang melakukan kedua amaliyah itu. Bahkan kita sendiripun masih sering merasa enggan.

Memahami Tipe Motivasi Manusia

Banyak strategi dan metode untuk mengajak pada kebaikan. Tetapi kali ini kita akan menggunakan strategi NLP (Neuro Linguistic Programming) yang ditemukan oleh Richard Bandler dengan cara MEMPERHATIKAN Tipe Motivasi orang yang kita ajak itu.

Manusia di dunia dari segi motivasi dibagi menjadi dua, yaitu tipe Away From dan tipe Toward.

▶Terdapat dua anggapan ekstrim manusia dalam menyikapi keberadaannya di dunia. Ekstrim pertama mengatakan bahwa, manusia hidup di dunia ini dalam keadaan terpaksa dan berada di tempat yang tidak dikehendakinya. Motivasi hidup dari anggapan dengan ekstrim ini selalu berupaya untuk menghindari atau mengurangi sebanyak mungkin penderitaan yang harus dialaminya, menghindari masalah, kesulitan, rasa lapar, rasa sakit, rasa tidak enak atau tidak nyaman dan sebagainya (tipe manusia dengan motivasi away from).

▶Sedangkan ekstrim kedua beranggapan bahwa keberadaan manusia di bumi ini memang sudah pada tempatnya. Atau memang sudah seharusnya terjadi demikian. Sejak awal, manusia memang sudah dirancang untuk menjalankan tugas di muka bumi sebagai khalifah. Pembuktian oleh para ahli biokimia mengatakan bahwa hampir semua unsur yang ada di alam semesta ini ada dalam tubuh manusia. Begitu juga hukum-hukum fisika yang terjadi di alam semesta juga terjadi pada manusia (tipe manusia dengan motivasi Toward)

Mendakwahi seseorang sesuai dengan tipenya

Ini bukan soal tipe mana yang lebih baik, tetapi tentang bagaimana caranya mentreatment kedua tipe tersebut dalam mengajak untuk beribadah dan berbuat kebaikan.

✳ Poinnya,  untuk mengubah seseorang perlu mengubah Mindset orang tersebut terlebih dahulu. Dan untuk mengubah mindset perlu disesuaikan dengan TIPE MOTIVASI nya

Contoh treatmen mengajak shalat
1⃣ Untuk Tipe Away From :
– Lebih baik shalat Isya awal, ketimbang shalat sambil mengantuk

– Segera shalat, biar longgar, jika kewajibannya sudah ditunaikan

2⃣Tipe Toward :
– Shalatlah dulu Insya Allah pikiran mu semakin fresh shg Anda jadi lbh produktif

– Banyak sekali manfaat yang diperoleh jika kita selalu bisa khusyuk dalam shalat

Mengajak Zakat dan sedekah
1⃣Type Away From :
Angsurlah zakatmu setiap menerima penghasilan, shg pada akhir tahun buku, pembayarannya sudah ringan

2⃣Tipe Toward :
Zakat itu membuka pintu-pintu rizki dan menumbuhkan penghasilan, krn hartamu jadi bersih dan Anda didoakan sama Mustahiq

Bagaimana dengan Dai yang harus mengajak ibadah dan kebaikan pada banyak orang sekaligus?

✳Gunakan srategi 1⃣ untuk Tipe Away From dan strategi2⃣ untuk Tipe Toward sekaligus melalui contoh-contoh KONGKRIT dengan menerapkan teknik Public Speaking

😇😇😇

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Mengajak Ibadah dan Berbuat Kebaikan Menggunakan NLP (Neuro Linguistic Programming), Trainer Amir Faisal 08157698288”

Leave a Reply