Bisa Jadi Kreatif-inovatif Itu Perlu Banyak Belajar Brow . . . ., Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on May 19th, 2019 No Comments

Trainer Amir Faisal 0815 769 8288, buku Tiba-Tiba Jadi Bos, Elex Media dari Gramedia.com

 Bagian yang sulit dari perubahan adalah menghentikan sesuatu yang biasanya kita lakukan dan bagian  termudahnya adalah mempelajari cara melakukan hal-hal yang baru (Gordon Dryden )

Kreatif bukanlah menciptakan sesuatu yang baru. Ini salah besar, karena hanya Tuhan Allah SWT saja yang bisa menciptakan sesuatu yang baru. Sedangkan manusia hanya bisa menganalog, menghubungkan sesuatu yang sudah ada, mencari cara baru yang lebih mudah dan seterusnya.

Makanya kalau Anda jadi orang, banyak ilmunya, kaya pengetahuan, suka belajar, mengapresiasi orang lain, suka bertanya, peduli pada sesama, suka membantu memecahkan kesulitan orang lain, otomatis Anda akan menjadi insan kreatif.

Menjadi inovatif juga tidaklah sulit. Karena menurut David Neeleman, inovasi hanyalah upaya mencari cara untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik dari sebelumnya. Jadi inovasi merupakan kegiatan yang lebih berorientasi kepada manajemen ketimbang teknologi.

Peter Drucker mengatakan, inovasi bukanlah penemuan. Inovasi adalah istilah manajemen dan bukan istilah teknologi. Sebab kalau inovasi disamakan dengan penemuan, maka kita akan terjebak pada percobaan-percobaan yang membuat kita terpusat pada penemuannya dan melupakan alasan dibalik penemuan itu.

Sedangkan Mathew E May dalam The Elegant Solution Rumus Sukses Toyota memerinci, terdapat tiga prinsip dasar inovasi, yakni : Kecerdikan dalam ketrampilan, pencarian akan kesempurnaan dan kesesuaian dengan masyarakat. Oleh karenanya dalam inovasi yang penting memberikan pencerahan atau memberikan solusi terhadap suatu masalah yang sedang dihadapi oleh kelompoknya, membuat sesuatu menjadi lebih mudah.

Vietnam hingga tahun 2000 an masih nampak sebagai sebuah negara yang miskin. Reruntuhan perang masih bertebaran disana-sini, transportasi utamanya adalah sepeda. Tidak banyak rumah yang memiliki listrik, telepon apalagi komputer atau internet. Pendapatan utamanya adalah hasil pertanian atau beras. Tetapi ada seorang pemuda yang mengetahui infrastruktur telekomunikasi dan jaringan online, mulai memikirkan cara menaikkan pendapatan petani dengan cara memberikan informasi kepada mereka tentang fluktuasi harga beras.

 Walaupun menyadari, bahwa dia tinggal di desa terpencil yang tidak ada jaringan telepon bahkan belum ada listrik. Maka dia mulai membeli komputer-komputer dan antena parabola bekas. Dari peralatan seadanya itu dia ciptakan jaringan online nirkabel. Sebagai tenaga listriknya dia gunakan baterai dengan sistem onthel. Total biayanya hanya mencapai dibawah $200. Jadi kalau hendak membuka jaringan online, maka dia memerintahkan dua orang yang punya otot kaki yang kuat untuk mengayuh dua buah sepeda onthel, maka komputerpun bisa menyala. Kemudian  baterai satunya untuk menyalakan antena parabola.

 Walhasil bisa didapatkan informasi tentang harga beras yang aktual. Ternyata cara ini meluas ke seluruh Laos hingga ke Ibukota Vientiane. Jadi kalau anda pergi ke Laos untuk menjadi tengkulak, jangan harap bisa meraup untung besar, karena disana para petaninya sudah pandai dan mengetahui harga pasar terkini.

Kreatifitas pemuda Laos itu bukan terletak pada segi teknologinya –  karena pada abad 21, komputer online bukan lagi sebuah produk penemuan baru – melainkan pencerahan, keprihatinan dan kepedulian sehingga menemukan pemikiran untuk mengaplikasikan teknologi informatika dengan cara seadanya guna memberikan problem solving dalam bidang pemasaran padi.

Siapapun Anda, jika memodel perilaku pemuda Laos tadi, pasti akan bisa menemukan banyak kreatifitas dan inovasi. Suatu proses yang diawali dari  kegelisahan intelektual – dimana ia merasa menguasai teknologi informatika, namun ilmunya sama sekali tidak bermanfaat bagi nasib petani yang merupakan bagian terbesar penduduk negerinya – lalu berkembang menjadi sebuah inspirasi untuk melakukan suatu perubahan. Dari sanalah, sanubarinya kemudian bisa menyulut aktifasi gennya dan mengubah energinya menjadi sebuah cahaya.

Berfikir kreatif sama mudahnya dengan berani menanyakan hal-hal yang tidak terpikirkan oleh orang lain ataupun berusaha menjawab dengan jawaban yang tidak biasa, memandang dari sudut pandang yang berbeda, dan bahkan melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan oleh orang lain.

John Adair dalam bukunya yang berjudul The Art of Creative Tinking, merekomendasikan hal-hal yang bisa membuat seseorang menjadi kreatif dan inovatif. Diantaranya :

  • Focus ( Follow One Case Until Success Robert Kiyosaki)
  • Luaskan zona berfikir Anda atau bahkan keluar sama sekali (out of the box). Walaupun di pekerjaan kita sudah diatur dengan SOP (Standar Operating Prosedur ) bukan berarti bahwa pikiran kita juga ikut di SOP. jika ternyata setelah dievaluasi ada ketidakefisienan ataupun ketidakefektifan didalamnya. Anda perlu memikirkan cara-cara yang yang tidak biasa.
  • Buka pikiran dan hati Anda dan jadilah pendengar yang baik dan yakinilah bahwa setiap orang memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Menganggap diri kita sudah tahu segalanya, atau merasa paling pintar adalah sebuah kebodohan. Sebaliknya suka bertanya pada orang lain dengan niat tulus ingin menemukan solusi dengan kerendahan hati – padahal orang-orang tahu kompetensi dan kapasitas Anda –  justru akan menambah kesan kewibawaan orang pada Anda. Dan yang penting bagi Anda adalah menjadi semakin kaya dan punya Bank Masalah dan Solusi yang depositnya merupakan sumber inovasi baru.
  • Memiliki rasa ingin tahu. Jadilah orang yang penuh rasa ingin tahu dan tidak berhenti bertanya pada orang, buku atau sumber informasi lainnya sebelum ketemu jawabannya (Konon ini adalah kunci keberhasilan Napoleon Bonaparte).  Rasa ingin tahu, bukanlah ingin mengetahui urusan orang, tetapi sebagaimana telah dibahas sebelumnya, untuk bisa berfikir out the box kita harus belajar secara tidak biasa. Belajar cara orang atau bagian lain yang lebih sukses bisa mengatasi masalahnya, bahkan belajar cara-cara komando dalam kemiliteran.
  • Suka membaca buku. Buku adalah jendela dunia. Jadi kalau Anda ingin keliling dunia untuk menemukan sesuatu, pelajari dulu subyeknya dengan mempelajari bukunya. Siapa tahu ternyata barang itu dimiliki oleh tetangga Anda. Jadi dengan membeli buku ratusan ribu rupiah, Anda telah menghemat ongkos ratusan juta rupiah. Para Pemimpin besar umumnya adalah para pembaca buku. Presiden Ford sering mengundang pengarang buku ke Gedung Putih dan menyimpulkan, “Bertemu selama 2 jam dengan penulis buku, sama dengan membaca tulisannya sebanyak 500 lembar. Adam Khoo pebisnis muda sukses yang termasuk dalam daftar 25th richiest in Singapore adalah seorang kutu buku. Dia sudah melahap ratusan buku selama kuliah dan bekerja.
  • Gunakan analogi. Setiap subyek memiliki cara penyelesaian yang berbeda-beda, tetapi mungkin strateginya sama. Misalnya memenangkan peperangan militer caranya berbeda dengan merebut pangsa pasar, tetapi strateginya persis sama, yaitu ada subyek yang ingin dikalahkan. Ada identifikasi tentang kekuatan dan kelemahan lawan. Ada pilihan waktu, tempat, sasaran, moment, teknik psywar dan sebagainya. Penemuan teknologi banyak menggunakan analogi, misalnya tetes embun dengan kaca pembesar. Persendian manusia dengan pengungkit. Bambu dengan pipa silinder dan seterusnya.
  • Buatlah asumsi-asumsi dengan sadar. Semua inovasi dan invensi (penemuan) di dunia ini selalu dimulai dengan membuat asumsi sebelum penelitian yang sesungguhnya dilakukan. Misalnya, “semua planet mengelilingi matahari”, “benda yang dipanaskan akan memuai”. Dalam manajemen, membuat asumsi ibarat pemain catur yang ingin melangkah, maka ia akan memperkirakan berbagai kemungkinan yang akan terjadi jika ia memindahkan salah satu biji caturnya, sementara tangannya masih belum menyentuh satupun. Anda bisa mengasumsikan beberapa kemungkinan tindakan peringatan kepada anak buah Anda yang melakukan indisipliner untuk menemukan mana terapi yang paling efektif. Anda juga bisa mengasumsikan kemungkinan apa yang akan terjadi, jika Anda misalnya menerjunkan sebagian anak buah Anda ke suatu tempat atau misalnya Anda membuat kemungkinan-kemungkinan respon konsumen dari berbagai pilihan kegiatan launching  produk baru Anda, dan seterusnya. Membuat simulasi kegiatan bisa membantu Anda untuk menemukan jawaban dari beberapa asumsi yang Anda perkirakan.

SELAMAT MENCOBA

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Bisa Jadi Kreatif-inovatif Itu Perlu Banyak Belajar Brow . . . ., Trainer Amir Faisal 08157698288”

Leave a Reply