Beda NLP Dengan Training Motivasi, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on April 22nd, 2017 No Comments

Trainer Amir Faisal 0815 769 8288, baca buku Destined To Be A Leader Amir Faisal dari google book

2 Tipe Ekstrim Manusia Di Dunia.
Manusia, dalam kaitannya dengan tanggung jawab yang diembannya, dapat dibagi menjadi dua, yaitu manusia penghindar dan manusia pengambil alih. Kesuksesan hanya akan menjadi milik mereka yang bersedia mengambil alih tanggung jawab.
Terdapat dua anggapan ekstrem manusia dalam menyikapi keberadaannya di dunia :

  1. Ekstrem pertama mengatakan bahwa, manusia hidup di dunia dalam keadaan terpaksa dan berada di tempat yang tidak dikehendakinya. Motivasi hidup dari anggapan dengan ekstrem ini selalu berupaya untuk menghindari atau mengurangi sebanyak mungkin penderitaan yang harus dialami, menghindari masalah, kesulitan, rasa lapar, rasa sakit, rasa tidak nyaman, dan sebagainya (tipe manusia dengan strategi motivasi Away from).
  2. Sedangkan ekstrem kedua beranggapan bahwa keberadaan manusia di bumi ini memang sudah pada tempatnya atau memang sudah seharusnya terjadi demikian. Sejak awal, manusia memang sudah dirancang untuk menjalankan tugas Tuhan di muka bumi. Pembuktian oleh para ahli biokimia mengatakan bahwa hampir semua unsur yang ada di alam semesta ini ada dalam tubuh manusia. Begitu juga hukum-hukum fisika yang terjadi di alam semesta juga terjadi pada manusia. Anggapan ekstrem kedua akan menciptakan sikap tanggung jawab dan keberanian untuk menghadapi masalah dan tantangan, derta memanfaatkan peluang-peluang sehingga bisa memunculkan kreativitas yang luar biasa untuk menundukkan alam (Toward)

Beda Training NLP ( Neuro Linguistic Programming ) dengan Training Motivasi pada umumnya.
Training Motivasi pada umumnya hanya mengeksplor EKSTRIM TOWARD. Padahal pada kenyataannya manusia terbagi ke dalam 2 ekstrim. Kalau kita termasuk jenis manusia AWAY FROM bagaimana dong?, apakah ada solusinya?

Ada! NLP selalu punya solusi, karena memang diciptakan untuk memberikan Problem Solution pada manusia dengan cara yang sangat praktis.

Jika Anda termasuk

Tipe                    Maka

AWAY FROM ——>  ACCEPT
TOWARD ———–> FOLLOW

Maksud Accept disini adalah, perasaan takut sulit, takut rasa sakit, takut gagal itu jika  Anda TERIMA, maka justru itulah terapi terbaik bagi Mental Block Anda.

Terapi Self Acceptance
Terapi ini berfokus pada sikap penerimaan terhadap realitas yang sedang dihadapi pada saat sekarang ini ( Izaac Tamzil), seperti apapun pahitnya, dan bukan pada pengalaman traumatis masa lalu. Ketika kapal yang Anda tumpangi tenggelam, tidak ada gunanya lagi Anda mengklaim buruknya sistem pengamanan kapal itu, tetapi lebih bermanfaat untuk berfokus bisa menyelamatkan diri. Atau ketika tiba-tiba Anda mengalami kebangkrutan berhentilah menyalahkan situasi ekonomi atau tim marketing Anda, karena semuanya itu sama sekali tidak akan menolong.

Oleh karenanya ketika kapal Anda nyata-nyata telah karam, pahamilah bahwa itulah situasi riil Anda serta kondisi terbaik Anda saat itu, bahwa Anda masih bisa merasakan dan mengalami situasinya, sementara yang lain sudah tidak merasakannya lagi, karena sudah pada tewas tenggelam, merupakan keberuntungan Anda. Maka “terimalah” situasi itu. Ikhlaskan musibah itu, walau seberat atau sekritis apapun. Kemudian berfokuslah untuk mencari solusinya. Nanti akan terbukti bahwa yang menyebabkan orang terperangkap pada kejatuhan atau situasi yang sangat buruk justru dikarenakan oleh rasa takut dan kepanikan atau sikap tidak bersedia menerima realitasnya. Begitu rasa takut atau rasa sakitnya bisa diatasi dan kita terima sebagai sesuatu kenyataan yang logis, serta kita bisa bertindak dan berfikir dengan tenang, maka hidup kita tidak jadi “kiamat.” Oleh karenanya sebagaimana dalam film Kiamat 2012, sesudah air laut yang menenggelamkan bumi surut, segala sesuatunya bisa dimulai lagi dari awal.

(Terapi Sub Modalities jenis ini sangat banyak variasinya, tetapi harus dilakukan oleh seorang terapist berpengalaman dan hanya bisa didapatkan dalam Coaching secara langsung)

Ucapan untuk menterapi diri,
“Saya terima keadaan ini ( semua situasi buruk luar biasa yang sedang dialami) dengan ikhlas, saat ini juga!”

Self Therapy ini kemudian bisa diperkuat dengan afirmasi-afirmasi :

  • Mari kita buat sebuah rencana
  • Sekurang-kurangnya saya masih memiliki harapan
  • Banyak hal yang saya pelajari dari pengalaman pahit ini
  • Mungkin ini cara Tuhan menegur cara-cara saya yang tidak benar selama ini
  • Saya bersyukur isteri saya bisa menerima keadaan ini, dan malah banyak memberikan dorongan-dorongan pada saya
  • Saya masih mempunyai teman yang siap membantu saya
    Dan seterusnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Beda NLP Dengan Training Motivasi, Trainer Amir Faisal 08157698288”

Leave a Reply