Proposal Bedah Buku

blog, slideshow on July 10th, 2010 Comments Off on Proposal Bedah Buku

Judul Buku :

MUNGKiNKAH TUHAN YANG MAHA DAHSYAT MENCiPTAKAN MANUSiA YANG PALiNG DiUNGGULKANNYA BiASA-BiASA SAJA ?

QUANTA – KOMPAS – GRAMEDIA GROUP

“Berfikir tentang satu hal, akan menyebabkan kita merasakan atau mengalami hal yang sama dengan yang kita pikirkan itu”. Jadi kita akan mengalami apa saja yang kita pikirkan dalam hidup ini. Itulah yang disebut dengan persepsi. Betapa pentingnya mempunyai persepsi yang benar tentang segala hal, karena sebagian besar hidup kita hanya dipenuhi oleh persepsi itu. Kebanyakan kita juga akan bertindak sesuai dengannya. Menurut Edward De Bono, persepsi bahkan merupakan modal untuk bisa berfikir lateral (tidak biasa) yang akan memunculkan banyak kreatifitas-kreatifitas serta  tidak terjebak pada logika akal dan batasan-batasan yang sudah ada semata. Oleh karenanya, persepsi juga mampu melahirkan gagasan-gagasan baru.

“Akan bertindak sehebat apa, atau bahkan, akan menjadi apa kita, tergantung kita mempersepsikan diri kita siapa ?”

John Grinder dan Richard Blander  founders NLP (Neuro-Linguistic Programming) membedakan dunia menjadi dua, yaitu dunia nyata yang berada di wilayah luar diri kita (territory) dan dunia atau “jagad” dalam pikiran kita sendiri (internal map). Dunia nyata di sekitar kita akan selalu berjalan apa adanya, tetapi persepsi tentang kebenaran realitas yang terjadi di dunia luar itu kita lihat dan  rasakan sesuai dengan “realitas” dalam pikiran kita, dan bukan realitas yang sesungguhnya terjadi.

Ketika merasakan sesuatu yang buruk terjadi pada kita, sebenarnya bukan dunia nyatanya yang memburuk – bisa jadi sebagian besar orang merasakannya biasa-biasa saja – melainkan cara kita merepresentasikan dunia kita sendirilah yang memburuk. Orang dianggap “bermasalah”, kalau peta internal di otaknya telah salah menafsirkan realitas dunia luar yang begitu kompleks atau memiliki persepsi yang sangat sempit untuk bisa melihat realitas yang maha luas.

Jadi kuncinya terletak pada, cara memandang “diri” kita itu, sebagaimana yang dikatakan oleh William James, “Revolusi terbesar dari generasi kita adalah penemuan bahwa manusia, dengan mengubah sikap mental inner (dalam) otak, akan bisa mengubah aspek-aspek outer (luar) kehidupan mereka.”

Dalam NLP ada sebuah terapi yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan, yang disebut “meta model” – Dengan mengajukan pertanyaan tertentu kita akan menemukan bagian “puzle” yang hilang saat kita mencoba “menangkap” gambar besar dari seluruh realitas kehidupan ini. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu diharapkan kita akan dapat menyusunnya lagi, membuat kita lebih kaya sumber dan menemukan lebih banyak pilihan untuk bertindak.

Oleh karenanya, baik judul buku maupun judul tiap bab dalam buku ini berupa pertanyaan-pertanyaan dalam rangka menemukan bagaimana sesungguhnya realitas diri kita yang dimaksudkan oleh Tuhan. Pertanyaan mendasarnya adalah, “Bagaimana mungkin Tuhan yang Maha dahsyat menciptakan manusia yang sangat diunggulkanNya di dunia ini hanya biasa-biasa saja ?

Dengan menggunakan pertanyaan ala meta model dan teknik reframming (membingkai ulang), baik dengan cara menambahkan dan meluruskan contextnya, kita akan memberikan new meaning atau arti baru dari nilai-nilai agama yang sudah kita pahami selama ini. Dengan demikian diharapkan akan didapatkan persepsi dan bingkai baru yang lebih mencerahkan serta dapat mempengaruhi, merubah dan menghebatkan perilaku kita.

Hal yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah kemampuannya untuk berfikir. Berfikir disini artinya mengajukan pertanyaan, terhadap sesuatu yang belum diketahui ataupun telah diketahui, akan tetapi belum ditemukan hakekat ataupun jawaban yang menenteramkan sanubari. Tuhan sebenarnya telah memberikan penjelasan secara gamblang dalam Kitab Sucinya, namun kebanyakan manusia malas untuk mengkaji pesan-pesan Mulia itu yang akhirnya menjerumuskan mereka kedalam berbagai kesulitan hidup.

Dengan membaca buku ini, diharapkan pembaca akan memperoleh pencerahan, terapi, serta memperoleh power untuk bisa bangkit harga diri dan passion nya dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan seberat apapun, menjadi orang yang sukses bahagia. Amiin.

 

Durasi :

1. Bedah Buku                                                                               3 – 5 jam

2. Pelatihan Entrepreneurial Leadership                                  8   jam

3. Pelatihan Marketing Mindset                                                    8 – 12 jam

4. Pelatihan Smart Teaching with NLP                                    8 – 12 jam

5. Coaching Spiritual NLP                                                            20 jam

Lampiran  :

Nara Sumber Utama:

Amir Faisal, Spiritual Mindset, International Certified on NLP Practitioner, Certified on Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs, Certified on Basic Intelligence dan Penulis buku Kompas Gramedia Group.

Nama             : Amir Faisal

Selular          : 0821 3600 9888, 0815 769 8288

Website        : www.spiritualquantum.com

Email           : mrfaisal36@gmail.com

Jabatan      : Direktur SQ-Consulting

Jabatan lain :

– NLP Practitioner Change Facilitation Consulting Jakarta.

– Senior Partner on Leadership Program with Premysis Consulting

– Trainer Senior Konsorsium Pesantren Indonesia

– Anggota Dewan Pakar Pusat Pengembangan SDM Indonesia.

Profesionalitas          :

Ass Manager PT. Tanah Makmur (1997)

E.O. Festival Nasional Walisongo (1999).

Marketing Manager PT Nitigraha Muda (2004).

Direktur Marketing WB Mindset Program (2007).

Konsultan Marketing Media ( 2007 ).

 Aktivitas Pelatihan :

  • Training For Trainers “Senior Course”
  • Coaching Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs (CEFE)- Certified
  • Coaching Neuro Linguistic Programming (NLP) – International Certified.
  • Certified on Basic Intelligence
  • Certified on Quantum Learning By Bobbi DePorter

Karya Penulisan : 

  1. Semut Mengalahkan Gajah, Leadership Bagi Pemimpin Bisnis dan Non Bisnis”Quanta, Kompas Gramedia Group.
  2. Menang Melawan Diri Sendiri, Menguasai diri secara powerfull dan meraih kemuliaan hidup dengan spiritual NLP” – Quanta, Kompas Gramedia Group.
  3. “Menyiapkan Anak Jadi Juara” Elex Media – Kompas Gramedia Group
  4. “Membangkitkan Gairah Anak untuk Berprestasi” -Elex Media Gramedia Group
  5. “Mungkinkah Tuhan Yang Maha Dahsyat Menciptakan Manusia yang Paling Diunggulkannya Biasa-Biasa Saja? Quanta – Gramedia Group
  6. Pendidikan Karakter 88 Persen – Duta Publishing
Comments are closed.