Karni Ilyas The Master Of NLP, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on December 6th, 2017 No Comments

Menurut saya, Karni Ilyas, pimpinan redaksi TV One itu berhak mendapatkan gelar The Master of NLP (Neuro Linguistic Programming), karena karya jurnalistik nya berupa ILC (Indonesia Lawyers Club) mampu menghipnosis jutaan pemirsa dan membuatnya mendapatkan Panasonic Gobel Award 3 tahun berturut-turut.

Memang, dia tidak sepenuhnya orisinal. Tempo sudah puluhan tahun yang lalu mempelopori karya jurnalistik otak kanan, yang menggabungkan fakta, opini dan impresi, bahkan sastra.

Impresi adalah kebenaran yang levelnya rendah, hampir setingkat persepsi, tetapi kata Bobbi DePorter, impresi lebih cepat ditangkap ketimbang fakta.

Para kandidat Presiden Amerika mengerahkan Tim “Marketing” nya untuk memberikan rekomendasi padanya, performa yang paling mengesankan dan paling disukai konsituen Amerika, dan mendelete performa yang menimbulkan kesan negatif publik.

Kembali ke ILC. Acara yang dulunya bernama JLC yang berlangsung 3 jam yang terkadang molor itu awalnya adalah sebuah diskusi masalah-masalah hukum.

Pemirsa yang bukan pemerhati hukum, tentunya tidak tertarik, dan akan segera pindah channel, begitu acara itu dibuka. Karena orang non hukum akan berpersepsi bahwa diskusi hukum itu bikin bete, ruwet, berfikir keras, pusing dan sebagainya. Tetapi oleh jurnalis kawakan, sang Presiden ILC, acara itu bisa diubah menjadi enak ditonton dan diikuti selama berjam-jam, karena cukup menginspirasi, serta oleh pemirsa dimasukkan sebagai acara prioritas.

Kenapa bisa demikian? Karena :
1⃣Kontens dan konteks acara itu diramu secara cerdik, yang melibatkan para pakar hukum dan non hukum serta pemangku kebijakan, sehingga selain mudah dipahami kalangan awam, juga bersifat membumi, dalam arti memberikan solusi atau problem solving atas permasalahan di masyarakat, paling tidak bisa dijadikan bahan renungan atau kajian bagi stake holder

2⃣Keberhasilan pertama diatas akibatnya bisa mengubah paradigma pemirsa tentang diskusi hukum. Masyarakat selain menjadi melek hukum juga menjadi aware pentingnya memahami, mengilmui, hingga menjadikan hukum sebagai panglima.

3⃣Kesan pemirsa semakin kuat bahwa dalam acara ILC, hukum bukanlah sekedar hukum ansich, tetapi menyangkut masalah universal. Apalagi pada setiap penutup sessi, Karni Ilyas selalu mengutip kata-kata orang-orang bijak.

Tiga kompetensi diatas, umumnya dimiliki oleh para Master NLP.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Responses to “Karni Ilyas The Master Of NLP, Trainer Amir Faisal 08157698288”

Leave a Reply