NLP gratis, Don’t Stop Before 10.000, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on January 3rd, 2018 No Comments

Apapun profesi yang Anda pilih, jangan berpindah fokus sebelum Anda jalankan dengan penuh ketekunan berjuang berjerihpayah,  dan “berdarah-darah” minimal 10.000 jam.

Kenapa?
Malcom Galdwel seorang peneliti, meriset puluhan orang-orang hebat di dunia – termasuk Bill Gates, para seniman, sutradara, pemain film, pemain sepak bola hingga Michael Jordan – mereka memperoleh kemampuan terbaiknya sesudah melampaui 10.000 jam.

Bagaimana bisa demikian?
Pemahaman secara NLP (Neuro Linguistic Programming)
NLP mempunyai Presupposisi :
Orang mempunyai segala sumber ( dalam diri mereka sendiri) yang mereka butuhkan.

Sumber yang dimaksud disini adalah : skill, kondisi, kualitas serta atribut lainnya yang dimiliki oleh seseorang, misalnya, kecintaan, passion, motivasi atau hasrat yang besar, keberanian dan kepercayaan diri, impian ataupun obsesi hidup. Walaupun bukan berarti setiap orang bisa mendapatkan apa saja yang diinginkan, tetapi pengalaman hidup seseorang akan membentuk landasan mental dan skill bagi dirinya sendiri. Dan menjadi “buku kehidupan” yang tak ternilai harganya.
Para penggemar Film tentu tidak asing dengan Steven Spielberg, tokoh cinema tersohor asal Amerika Serikat. Semua orang orang dewasa hingga anak-anak pasti mengenal film super heboh The Jurasic Park. Sejak usia 12 tahun ia telah memulai karir di dunia perfilman dan telah menghasilkan 8 film amatir. Spielberg mempunyai ketajaman visi membangkitkan minat penonton di seluruh dunia dengan mengangkat cerita-cerita film kuno dipadu keterampilan skenario serta efek yang canggih. Indiana Jonse, The Extra-Terresterial (ET) dan Jurassic Park. Penggarapannya begitu sempurna hingga menyajikan tontonan yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Pada usia 13 tahun, Spielberg memenangkan hadiah untuk sebuah film perang berjudul Escape yang berdurasi 40 menit, film yang berceritakan tentang pertempuran di Afrika timur.
Ia memulai karier di perfilman sejak usia 16 tahun, sebagai pegawai lepas – bahkan untuk bisa masuk ke studio pun terkadang harus menerobos penjagaan, karena tidak mampu beli tiket. Pada tahun 1963, Spielberg menulis dan menyutradarai film independen pertamanya, sebuah science fiction Adventure yang ia sebut firelight (yang kemudian akan mengilhami Close Encounters). Film, yang memiliki anggaran sebesar $ 500, di pertunjukkan di studio miliknya dan menghasilkan laba sebesar US $ 1 juta. Kemudian 30 tahun kemudian The Jurasic Park mampu menghasilkan keuntungan US $ 1,9 Milyar. ( Dikutip dari Biografi Tokoh Dunia.Com ). Jika di Indonesia, pengalaman Spielberg ini mirip-mirip dengan Dahlan Iskan yang memulai kariernya sebagai wartawan lepas.

Setiap orang sudah berfungsi dengan sempurna
Banyak orang berfikir, jika tidak bisa melakukan sesuatu yang diinginkan, itu pertanda ketidakmampuan, kekurangan, atau cacat. Padahal tidak. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak mampu melakukan sesuatu, siapapun dia, bagaimanapun keadaannya. Setiap orang tercipta dan berfungsi dengan sempurna. Jika seseorang melakukan kesalahan atau nyasar, maka sebenarnya dia telah melakukan secara sempurna dalam hal menemukan cara atau jalur yang berbeda ( dari yang diikuti oleh orang pada umumnya). Beberapa banyak penemuan, disebabkan oleh tindakan yang tidak biasa. Bahkan pemimpin besar mampu melakukan perubahan, karena berfikir berbeda dengan kaumnya. Perbedaan cara berfikir ini diperlukan untuk menguji strategi dan keyakinan agar nantinya menjadi lebih efektif. Penilaian diri yang positip, dalam NLP, dipegang sebagai hal yang konstan bersama pembedaan antara orang dan yang dilakukannya. (Philips Hayers dalam The New Technology of Achievement dan Steve Bavister dalam NLP 4 Personal Success)

Pemahaman secara ilmu syaraf
Sel otak terdiri dari interneuron yang berfungsi memproduksi myelin – yang bertugas bagi perluasan sel syaraf (axon) dan menjalankan tugas multifungsi lainnya, termasuk sistem kekebalan. Serta neuron yang berfungsi secara terus menerus “menyalakan”, mengintegrasikan, dan mengolah informasi di sepanjang celah mikroskopik yang disebut sinapsis. Myelin otak akan “membungkus” sel-sel syaraf di struktur otak, yang terlibat dalam proses pelatihan hingga ketika telah melampaui 10.000 jam akan menjadi sempurna.

Adapun Struktur otak itu terdiri atas :

  1. Cortex yang memiliki andil terhadap tindakan-tindakan yang disengaja seperti penilaian, berfikir, menganalisa, berkreasi, membuat visi, perencanaan dan problem solving. Sesudah mencapai 10.000 jam “terbang” maka orang yang bersangkutan menjadi sangat jenius.
  2. Limbic – meliputi hippocampus, amygdala, thalamus dan hypothalamus – bertanggungjawab atas emosi, atensi, tindakan, penciuman, sexualitas, hormon, serta mengatur seluruh bagian tubuh dan produksi kimiawi otak. Karena otak ini disebut otak tindakan, maka disinilah PEMBELAJARAN PRAKTEK itu berlangsung, yang berupa COBA, GAGAL, IDENTIFIKASI MASALAH, EVALUASI, EKSPERIMEN, COBA GAGAL dan seterusnya. Dan ketika sudah melampaui 10.000 jam terbang telah menemukan expertise dan talenta nya
  3. Reptile yang merupakan sisi dalam dari manusia dan berhubungan dengan naluri dan minat. Ini adalah otak tertua dalam perkembangan otak manusia, dimana “gagang” nya berupa batang otak terdapat wilayah reticular activating system (RAS) yang menghubungkan otak dengan “aktivitas” jantung, pengendalian kehidupan, dorongan instinktif yang dalam, hingga yang bersifat ritualistik. Pengalaman selama 10.000 jam akan menghasilkan kekuatan naluriah yang dahsyat, yang hanya dimiliki oleh orang yang bersangkutan.
    (Eric Jensen dalam Brain Based Learning, Daniel Goleman dan Howard Gardner dalam Emotional Intelligence)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Temukan Gunung Es Anda Bag3, Trainer NLP Amir Faisal 08157698288

blog on December 9th, 2017 No Comments

 

 

Sebagaimana diketahui ketika presiden Obama pergi ke Indonesia, dia ingin napak tilas masa lalunya sewaktu tinggal di Indonesia, termasuk menikmati kuliner khas Indonesia, yang salah satu kegemarannya adalah sate. Tahukah Anda Restoran siapa yang disinggahi waktu itu ? Tidak lain adalah restoran milik milyuner Muslim Indonesia Heppy Trenggono yang juga Presiden IIBF dan CEO Bali Muda Group.

Walaupun ini spektakuler, tetapi ada yang lebih spektakuler yang akan saya ceritakan tentang pak Heppy. Sebagaimana saya sampaikan pada bagian 1, beliau punya Mentor bisnis yang bernama Keith Cunningham yang juga mentornya Robert T Kiyosaki. Suatu kali beliau ingin menemui sang Mentornya di Amerika.  Setiap kali ketemu secara maksimal paling hanya diberi kesempatan sekitar 30 menit, padahal untuk itu harus mengeluarkan biaya perjalanan puluhan juta rupiah. Tetapi beliau mengatakan, manfaat yang diperolehnya jauh lebih besar ketimbang biayanya.

Menemukan The Big Problems
Hal yang paling penting bisa bertemu dengan mentor bisnis berkelas dunia adalah mendapat suntikan energi.

(dalam NLP ada yang namanya Neurological Levels, yang mana Level pertama adalah environment. Riset menunjukkan bahwa otak kita senantiasa berinteraksi dengan lingkungan. Jika kita sering berinteraksi dengan orang yang levelnya lebih tinggi dari kita, maka dalam tempo tertentu kita akan bisa tertular menjadi lebih tinggi juga).

Dalam pertemuan yang sangat singkat itu pak Heppy diminta menuliskan The Big Problems nya dalam secarik kertas, kemudian diserahkan pada pak Cunningham. Anehnya curhatnya gak dibaca, alih-alih kertasnya malah diremas-remas dan dilemparkan ke keranjang sampah😱

(Saya jadi ingat pada  Master Coach saya, pak Krishna Murti, apa yang dilakukan oleh sang Mentor itu, ternyata sama dengan Coaching yang saya dapatkan, yaitu yang disebut Teknik Sub Modality dengan trik Top Of Mind)

Kemudian Cunningham bertanya :

“Do You know, what ‘s Your Biggest Problems Mr Heppy?”

Heppy T :“No Sir”

Keith Cunningham kemudian mengambil secarik kertas HVS lalu dia menulis dengan spidol tulisan besar-besar yang terdiri dari 3 huruf dan ditunjukkan pada pak Heppy

Rangkaian huruf itu adalah :

“Y O U”

Ilustrasi diatas bisa memberikan pembelajaran pada kita bahwa masalah terbesar dalam diri kita bukanlah apa yang terjadi di outer kita, melainkan di inner kita. Dengan kekuatan pikiran, kita bisa membuat masalah yang besar menjadi kecil. Begitu juga sebaliknya, kejumudan pikiran bisa membuat masalah yang sebenarnya biasa-bisa menjadi nampak berat dan rumit.

Become a Great Person

Seorang petani menemukan sebutir telor elang di tengah hutan. Kemudian telor itu dibawanya pulang, dan dieramkan jadi satu dengan telor ayam. Sesudah menetas, induk ayam sama sekali tidak bisa membedakan antara anaknya sendiri dengan anak musuhnya. Maka anak elang itu dipeliharanya seperti anaknya sendiri dalam habitat ayam. Setelah besar, suatu hari anak elang itu mendongakkan kepalanya keangkasa. Dilihatnya disana seekor elang sedang terbang di angkasa dengan sangat hebatnya. Maka anak elang itu bergumam dalam hati, “Hebat, luarbiasa burung itu? Seandainya aku bisa menjadi dia . . . “

 

Kisah memilukan ini sudah ribuan kali diulang-ulang oleh para motivator untuk menjelaskan presupposisi NLP (Neuro Linguistic Programming) : “Setiap orang hanya akan menjadi seperti persepsinya terhadap dirinya”.  Saat membaca kisah diatas, seringkali kita tidak benar-benar menyadari, sesungguhnya yang kita lihat dalam mata batin kita adalah diri kita sendiri, ketika melihat orang-orang hebat didepan kita, dan itu bukan diri kita, sesungguhnya kita adalah anak elang itu sendiri.

 

Lihat gambar the Iceberg diatas. Anda bisa menyaksikan, betapa bagian terbesar dari kekuatan diri Anda justru tenggelam di dalam samudera jiwa (unconscious mind) Anda, yaitu kesadaran diri ( self awareness) tentang “siapa aku?”.

Jika Elang yang terbang di angkasa raya itu saya beri angka 9, dan anak elang saya beri angka 1, Anda berada di angka berapa?, itulah yang bisa Anda capai dalam hidup Anda.

Bukan uang atau kepandaian yang Anda miliki, sebagaimana kata Prof William James, “Kita telah sampai pada tahap ilmu pengetahuan, dimana dengan mengubah inner kita, kita bisa mengubah dunia.

Awareness akan menciptakan attitude Anda. Sebagai contoh, untuk membedakan orang besar dengan orang kecil, bisa dilihat dari apa yang dibicarakannya setiap hari. Orang (berfikir) besar hanya berfikir hal-hal yang besar, tentang KEHIDUPAN, kemaslahatan, tujuan-tujuan jangka panjang, prinsip-prinsip dan nilai-nilai hidup. Sedang orang (berfikir) kecil hanya membicarakan masalah PENGHIDUPAN. Kita berbuat apa dan mendapat apa?, hal-hal yang remeh temeh, bersifat jangka pendek, sangat fokus pada untung rugi materi. Tetapi anehnya, justru orang-orang yang berfikir besar umumnya lebih kaya dan lebih sukses dibanding orang yang berfikir kecil. Mungkin Tuhan menghendaki manusia menjadi besar, agar cukup pantas menjadi wakilNya dimuka bumi.

Jika Attitude adalah pohon, maka Behaviour adalah bayangannya. Jadi tindakan dan ucapan Anda akan bisa diidentifikasikan oleh orang lain, apakah Anda termasuk orang yang besar atau orang yang kecil. Bukan oleh penilaian Anda sendiri. So, “makhluk” antara attitude dengan behaviour itu adalah karakter atau identitas Anda. Oleh karenanya karakter Anda bisa juga terbaca dalam Anda membuat Outcome-outcome yang akan Anda raih. Tinggi, sedang atau rendah.

(BERSAMBUNG)

 

 

 

 

 

Temukan Gunung Es Anda Bag 2, Trainer NLP Amir Faisal, 08157698288

blog on December 8th, 2017 No Comments

Marshall Sylver, seorang konsultan bisnis dan pembicara tersohor di Amerika. Portfolio yang bisa dicapainya, selain menjadi konsultan SDM di berbagai perusahaan raksasa di Amerika, juga menjadi coach di Pentagon dan kantor pemerintah Amerika lainnya.

Dia lebih sering menggunakan helikopter untuk menuju tempat pekerjaannya ketimbang Rolls-roycenya, sementara sekretarisnya setiap hari menskedul rumah makan mewah bakal tempat makan siangnya bersama sang isteri atau meeting dinner dengan para klien dan para tamunya. Dia tinggal di rumah mewah yang menghadap ke lautan dan memiliki kolam renang di atap rumah. Dirumah dia memiliki suit room yang fasilitasnya belum ada di hotel berbintang lima manapun waktu itu. Atap kamarnya bisa dibuka secara open roof yang dibawah atapnya terdapat kubah kaca raksasa.

Padahal masa kecil Sylver hidup dalam kemiskinan. Gambaran kemiskinan yang sering diceriterakan dalam seminar-seminarnya, bahwa dia hidup bersama tiga bersaudara di daerah kumuh Michigan. Ketika sudah tidak sanggup membayar sewa rumah, maka ibunya membeli sebuah mobil canvas yang disopirinya sendiri.

Walaupun hidup dalam kemiskinan, ibunya tetap mengajarkan pada anak-anaknya untuk berbagi. Suatu kali mobilnya parkir di sebuah tempat, didapatinya seorang lelaki tua yang mobilnya mogok di tengah jalan karena kehabisan bensin. Diantarkannya lelaki yang sebelumnya tidak pernah dikenalnya itu ke pom bensin. Sesampai disana dilihatnya lelaki itu membeli bensin hanya seliter dua liter, yang tidak mungkin cukup untuk mengisi tangki, itupun lelaki itu membayarnya dengan uang receh. Maka perempuan tangguh dan baik hati itu bergegas meminta kepada penjual untuk memenuhi jerigennya, dan dia yang membayarnya. Hal yang paling dia ingat adalah pesan ibunya yang selalu diulang-ulang, “Janganlah kalian berhenti untuk berharap, karena Tuhan pasti akan mendengarnya.”

Pesan ibunya itu kelak menjadi salah satu prinsip hidupnya, yang disebutnya sebagai kaidah pikiran, yang membuat Sylver berhasil menemukan The Iceberg (gunung es)nya, yaitu sebagai berikut :

Kaidah Pikiran 1
“Apa yang diharapkan cenderung terjadi”

Banyak orang yang gagal memperoleh kesuksesan dan kebahagiaan hidup dikarenakan tidak paham dengan apa yang diharapkannya itu. Mereka tidak paham, apa yang dimaksud dengan “harapan”? Banyak yang menyamakannya dengan “keinginan,” padahal yang akan terjadi bukanlah apa yang kita inginkan, melainkan apa yang kita harapkan. Sebagian besar orang, memang tidak begitu memperhatikan perbedaan esensial dari kedua kata itu.

Oleh karenanya, dikemudian hari setelah mereka benar-benar mendapatkan apa yang diinginkannya – acapkali kebahagiaannya justru semakin berkurang, bahkan lama kelamaan bisa menjadi hilang. Kenapa? Karena mereka dalam pikiran dan angan-angannya, memberikan syarat berdasarkan apa yang diinginkannya. Padahal sesungguhnya, jauh di dalam bawah sadarnya ia sebenarnya lebih mengharapkan kebahagiaan.

Itulah sebabnya,

lebih banyak orang yang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup, karena sebagian besar hal-hal yang mereka impikan itu hanyalah sejumlah besar daftar keinginan – dan bukannya apa yang benar-benar mereka harapkan.

Kaidah Pikiran 2
“Imaginasi lebih ampuh dari pengetahuan”

Pengertian imajinasi secara umum, adalah kekuatan atau proses menghasilkan citra mental dan ide. Gambaran citra yang dimengerti sebagai sesuatu yang bisa dilihat oleh “mata batin”

Kaidah Pikiran yang kedua ini merupakan kata bijak yang pernah diucapkan oleh Albert Einstein. Dia menjelaskan lebih lanjut, “Imajinasi jauh lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Sedangkan imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.

Einstein mempunyai “penyakit” bawaan sejak kecil, yaitu tidak bisa berhenti berfikir dan berimaginasi, tetapi justru itulah yang membuat dia menjadi hebat. Pemicu kehebatan Einstein lainnya adalah kesukaannya “bermimpi”, ia membayangkan dirinya bisa mengendarai cahaya, atau menembus waktu, dimana impian itu memotivasi passion nya untuk terus berupaya memecahkan misteri alam semesta serta membuatnya berjasa memberikan dasar-dasar bagi pengembangan sain dimasa mendatang.

Kaidah Pikiran 3
“Semakin sedikit usaha pikiran sadar semakin kuat respon pikiran bawah sadar”

Jika suatu hari Anda kesulitan tidur. Sudah berulang kali berganti posisi dan membolak-balik bahkan menutup wajah dengan bantal tetap tidak dapat terlelap, maka satu-satunya saran yang tepat bagi Anda adalah berhentilah berfikir keras bagaimana caranya supaya bisa tidur. Sebab semakin Anda berfikir, apalagi ditambah dengan kekhawatiran besok pagi akan diganggu rasa kantuk saat bekerja, maka kesulitan Anda justru akan bertambah. Semakin Anda terfokus pada tidur, semakin sulit Anda terlelap. Semakin Anda memikirkan tidur, akan semakin sering Anda berguling-guling di tempat tidur.

Kunci untuk bisa tidur di malam hari adalah meyakinkan diri Anda bahwa tidak ada resiko apapun akibat tidur yang kurang, atau dengan kata lain bersikap siap dan berani menghadapi resiko, yaitu bekerja dengan istirahat yang tidak cukup. Anehnya, begitu Anda bersikap pasrah, dalam tempo singkat Anda akan tertidur lelap.

Kita bisa menyaksikan bahwa orang-orang hebat pada umumnya justru tidak banyak mengeksploitasi pikiran dan membuat banyak pertimbangan dalam mengambil keputusan, melainkan mereka lebih menfokuskan diri pada sejumlah tindakan-tindakan nyata ataupun solusi, tetapi hal itu benar-benar didasari oleh pandangan yang visioner melalui mata batin dan diyakini akan membawa hasil atau manfaat, bahkan terkadang tindakan itu bersifat gila-gilaan.

Kaidah Pikiran 4
“Diri kita akan menghasilkan apa yang diyakini oleh pikiran kita”
Setiap fungsi tubuh dikendalikan oleh proses pikiran dan suatu keyakinan emosional akan menghasilkan perubahan-perubahan. Dan semakin kita menfokuskan pada sesuatu, semakin besar itu bisa terjadi secara organis. Sebagai contoh kegelisahan mental akan menimbulkan gangguan kesehatan. Sebaliknya jika kita yakin tidak terjadi sesuatu maka biasanya juga tidak akan terjadi.

Kaidah Pikiran 5
“Pikiran akan bergerak ke arah gagasan yang dominan”

Inilah gunanya visi ataupun impian dalam hidup, karena ia akan mengarahkan kita untuk selalu menfokuskan diri pada gagasan yang paling dominan dan bisa membantu kita untuk “melihat” hal-hal yang tadinya tidak terlihat atau ketika tiba-tiba kita melihatnya, kita sering menganggapnya sebagai sebuah keajaiban, padahal itu sebenarnya hasil dari gagasan kita sendiri yang telah kita program sebelumnya.

Ketika seorang yang visioner bekerja dengan penuh passion dan terus berfokus untuk melakukan tindakan-tindakan yang sudah digagas lama dalam impiannya itu, maka seakan-akan ia bisa melihat banyak keajaiban, yang sebenarnya adalah hasil pikirannya sendiri yang terus bergerak sesuai dengan gagasannya itu.

Orang seperti itu juga selalu dapat menunjukkan kapabilitas dan performa yang tinggi dan sempurna karena ia selalu berusaha memperbaiki dan berusaha terus menyempurnakan gagasannya agar dapat diterima oleh orang lain, bahkan ketika sudah mendapat respon positip sekalipun, ia terus berusaha memperbaikinya, lantaran hanya dia sendiri yang tahu dimana letak kelemahannya, padahal orang lain sudah cukup terkagum-kagum.

Kaidah Pikiran 6
“Setiap program akan membuka jalan pada program berikutnya”

Ada pepatah mengatakan,”Kemenangan kecil akan mengantarkan pada kemenangan yang lebih besar. Komitmen terbatas membawa kepada komitmen yang lebih luas.” Semua hal yang kita tangani akan terus bergerak maju semakin menemukan bentuknya yang sempurna, membentuk habit dan akhirnya membentuk keyakinan-keyakinan. Keberhasilan-keberhasilan akan merangsang pencapaian kesuksesan yang baru.

Bila Anda telah mulai merasakan peningkatan kemampuan untuk melaksanakan program baru maka program berikutnya akan menjadi lebih mudah. Dalam perjuangan memanajemeni perubahan, dimana Anda telah merasakan, bahwa ternyata membuat sebuah habit baru itu begitu mudah, maka Anda akan menemukan bahwa membuat habit-habit lainnya tentu juga akan mudah. Tak terasa sebenarnya Anda sudah menerapkan pemrograman ulang pikiran bawah sadar, dan ketika Anda sudah memahami dan mampu menerapkan prinsip-prinsip perubahan dalam hidup Anda, sebenarnya Anda telah menguasai sebuah teknologi perubahan. Sebuah strategi perubahan yang praktis dan aplikable yang berlaku dalam semua hal serta akan menghasilkan kesuksesan yang sama jika Anda terapkan dengan strategi dan pada case yang sama.

Hal tersebut disebabkan pre supposisi dalam NLP (Neuro Linguistic Programming) :

  • Orang mempunyai segala sumber ( dari dalam diri mereka sendiri) yang mereka butuhkan.
  • Setiap orang sudah berfungsi dengan sempurna

Pra anggapan ini menunjukkan bahwa Anda juga mempunyai gunung es dalam diri Anda, yang mana 6 kaidah pikiran tersebut diatas akan menjadi energi yang cukup bagi Anda untuk meng-coach diri Anda sendiri, sebab sebagaimana yang dikatakan oleh William James bahwa sumber transformasi itu hakekatnya berasal dari inner kita sendiri. Oleh karena itu dalam melakukan self waking hypnosis, “mainkanlah” inner game Anda sebaik mungkin. Angkat esteem dan atur state, supaya Anda benar-benar bisa mengeskplor unconscious mind Anda yang merupakan “tenaga dalam” Anda sendiri.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Karni Ilyas The Master Of NLP, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on December 6th, 2017 No Comments

Menurut saya, Karni Ilyas, pimpinan redaksi TV One itu berhak mendapatkan gelar The Master of NLP (Neuro Linguistic Programming), karena karya jurnalistik nya berupa ILC (Indonesia Lawyers Club) mampu menghipnosis jutaan pemirsa dan membuatnya mendapatkan Panasonic Gobel Award 3 tahun berturut-turut.

Read more »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Temukan Gunung Es Anda Bag1, Trainer NLP Amir Faisal 08157698288

blog on December 4th, 2017 No Comments

Ketika mengikuti Coaching NLP (Neuro Linguistic Programming) bersertifikat international (kelas Mind Mastery), saya diperlihatkan oleh Coach saya gambar The Iceberg (gunung es)

Kemudian saat mengikuti kelas Mind Mastery pada seorang Milyuner Muslim Heppy Trenggono, presiden IIBF, saya ketemu lagi gambar itu dalam presentasi beliau. (HT adalah saudara seperguruan Robert T Kiyosaki. Bahkan keduanya adalah murid kesayangan sang Guru Bisnis, Keith Cunningham / The Rich Dad nya Kiyosaki)

🔆Saya jadi semakin mantab belajar NLP. Paling tidak, saya punya model NLPer Muslim Indonesia yang bobotnya susah dicari tandingannya di negeri ini.

Read more »

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

NLP Gratis 18, Saya Tipe Penghindar, Bisakah Saya Sukses?, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on November 26th, 2017 1 Comment
  1. Di Dunia ini, sesuai dengan instinknya, ada orang-orang yang sangat menyukai tantangan, tetapi ada pula tipe penghindar. Kedua ekstrem ini sudah ada sejak dahulu kala. Jika penyuka tantangan diberi skor 9 dan penghindar diberi skor 1, Anda bisa mengukur diri sendiri di angka berapa?

Ekstrem pertama menganggap bahwa keberadaan manusia di dunia ini memang sudah pada tempatnya dan memang sudah seharusnya demikian. Sejak awal, manusia memang sudah dirancang untuk menjalankan tugas Tuhan di muka bumi. Pembuktian oleh para ahli biokimia mengatakan bahwa hampir semua unsur yang ada di alam semesta ini ada dalam tubuh manusia. Begitu juga hukum-hukum fisika yang terjadi di alam semesta juga terjadi pada manusia. Manusia dengan ekstrem pertama ini suka dengan tantangan dan memiliki visi dan sasaran kedepan. Energinya dikerahkan untuk meraih peluang-peluang. Terkadang saking kuatnya sering mengesampingkan kemungkinan gagal. Kosa kata yang paling disukai adalah  : raih, capai, target, peluang, sasaran, prestasi dll (manusia dengan tipe motivasi Toward)

Sementara ekstrem kedua menganggap bahwa, manusia hidup di dunia dalam keadaan terpaksa dan berada di tempat yang tidak dikehendakinya. Seharusnya manusia, kalau Adam tidak berbuat kesalahan, tetap tinggal di surga. Motivasi hidup dari anggapan dengan ekstrem ini selalu berupaya untuk menghindari atau mengurangi sebanyak mungkin penderitaan yang harus dialami, menghindari masalah, kesulitan, rasa lapar, rasa sakit, rasa tidak nyaman, dan sebagainya. Kosakata yang sering muncul : awas, hindari, cegah, atasi, jangan sampai dll (tipe manusia dengan motivasi Away from).

Beda Coaching NLP (Neuro Linguistic Programming) dengan Training Motivasi pada umumnya.

Training Motivasi pada umumnya kebanyakan mengeksplor ekstrim toward. Padahal pada kenyataannya manusia terbagi ke dalam 2 ekstrim. Dan asal Anda tahu, banyak karya besar dicipta oleh manusia dengan motivasi away from, seperti bangunan-bangunan istana yang dikelilingi oleh benteng yang kokoh, satu dari keajaiban dunia tembok Cina, teknologi persenjataan, alat pendingin atau pemanas ruangan hingga ilmu kedokteran beserta obat dan alat kesehatannya. NLP diciptakan untuk memberikan Problem Solution pada manusia dengan cara yang sangat praktis bagi kedua tipe motivasi.

Jika Anda termasuk
Tipe.                            Maka
AWAY FROM ——> ACCEPT

TOWARD ———–> FOLLOW

Maksud Accept disini adalah, “terima” perasaan takut sulit, takut sakit, perasaan enggan, tidak enak, takut gagal dan sebagainya. Sebab jika “diterima”, justru bisa menjadi terapi terbaik bagi Mental Block Anda. Sesudah itu rasakanlah dampaknya, Anda akan menjadi pribadi yang powerful dan kaya sumber.

Terapi Self Acceptance
Dalam NLP.
Terapi ini berfokus pada sikap penerimaan terhadap realitas yang sedang dihadapi pada saat sekarang ini (Izaac Tamzil), seperti apapun pahitnya, dan bukan pada pengalaman traumatis masa lalu. Misal, saat kapal yang Anda tumpangi tenggelam, tidak ada gunanya lagi Anda mengklaim buruknya sistem pengamanan kapal itu, tetapi lebih bermanfaat untuk berfokus bisa menyelamatkan diri.

Atau ketika tiba-tiba Anda mengalami kebangkrutan berhentilah menyalahkan situasi ekonomi atau tim marketing Anda, karena semuanya itu sama sekali tidak akan menolong.

Oleh karenanya ketika kapal Anda nyata-nyata telah karam, pahamilah bahwa itulah situasi riil Anda serta kondisi terbaik Anda saat itu, bahwa Anda masih bisa merasakan dan mengalami situasinya, sementara yang lain sudah tidak merasakannya lagi, karena sudah pada tewas tenggelam, merupakan keberuntungan Anda. Maka “terimalah” situasi itu. Ikhlaskan musibah itu, walau seberat atau sekritis apapun. Kemudian berfokuslah untuk mencari solusinya.

Nanti akan terbukti bahwa yang menyebabkan orang terperangkap pada kejatuhan atau situasi yang sangat buruk justru dikarenakan oleh rasa takut dan kepanikan atau sikap tidak bersedia menerima realitasnya. Begitu rasa takut atau rasa sakitnya bisa diatasi dan kita terima sebagai sesuatu kenyataan yang logis, serta kita bisa bertindak dan berfikir dengan tenang, maka hidup kita tidak jadi “kiamat.” Oleh karenanya sebagaimana dalam film Kiamat 2012, sesudah air laut yang menenggelamkan bumi surut, segala sesuatunya bisa dimulai lagi dari awal.

(Bisa juga menggunakan terapi Sub Modalities. Terapi jenis ini sangat banyak variasinya, tetapi harus dilakukan oleh seorang terapist berpengalaman dan hanya bisa didapatkan dalam Coaching NLP secara langsung)

Ucapan untuk menterapi diri,
“Saya terima keadaan ini ( semua situasi buruk luar biasa yang sedang dialami) dengan ikhlas, saat ini juga!”

Self Therapy ini kemudian bisa diperkuat dengan afirmasi-afirmasi:
“Mari kita buat sebuah rencana”
“Sekurang-kurangnya saya masih memiliki harapan”
“Banyak hal yang saya pelajari dari pengalaman pahit ini”
“Mungkin ini cara Tuhan menegur cara-cara saya yang tidak benar selama ini”
“Saya bersyukur isteri saya bisa menerima keadaan ini, dan malah banyak memberikan dorongan-dorongan pada saya”
“Saya masih mempunyai teman yang siap membantu saya”
Dan seterusnya

Memotivasi orang sesuai dengan tipenya
Ingat, ini bukan soal tipe mana yang lebih baik, tetapi tentang bagaimana caranya menterapi atau memotivasi seseorang sesuai dengan motivasinya. Poinnya, untuk mengubah seseorang perlu mengubah Mindset orang tersebut terlebih dahulu. Dan untuk mengubah mindset perlu disesuaikan dengan tipe motivasinya.

Contoh treatmen mengajak / menyuruh

Untuk Tipe Away From :
Lebih baik kamu kerjakan sekarang, ketimbang nanti, semakin larut malam semakin mengantuk
Segera kerjakan, biar longgar, jika tugas sudah ditunaikan

Tipe Toward :
Berangkatlah pagi-pagi, Insya Allah sampai di kantor pikiran Anda masih fresh, sehingga Anda jadi lebih produktif
Banyak sekali manfaat yang diperoleh jika kita selalu bisa disiplin dalam bertugas

Mengajak bersedekah

Type Away From :
Angsurlah zakatmu setiap menerima penghasilan, maka pada akhir tahun buku, pembayarannya sudah ringan

Tipe Toward :
Sedekah itu membuka pintu-pintu rizki dan menumbuhkan penghasilan, karena harta Anda jadi bersih dan Anda didoakan oleh fakir miskin

Dengan contoh diatas, mungkin Anda bisa menyusun bahasa sugestif sendiri untuk mentreatmen orang-orang yang Anda sayangi.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tidak Ada yang Bersalah Dalam NLP, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on November 26th, 2017 No Comments

Salah satu presupposisi atau pra anggapan dalam NLP (Neuro Linguistic Programming), ada yang berbunyi

Setiap perilaku punya maksud positip

Phillip Hayes dan Yenny Rogers mengatakan bahwa presupposition terdiri dari atas dua buah suku kata ; pre + supposition yang berarti pra pengandaian atau lebih familier sebut saja anggapan-anggapan dasar. Didalam NLP (Neuro Linguistic Programming), presupposition ini terus berkembang sepanjang waktu sebagai prinsip-prinsip inti yang melandasi suatu pendekatan yang dipakai. Presupposition tidak akan dianggap sebagai kebenaran sejati, melainkan dipakai sebagai sikap-sikap dan asumsi yang konsisten menyangkut cara berfikir dan berperilaku yang penuh sumber.

Presupposition bukanlah sebuah hukum, diktum atupun kebenaran. Tetapi hanya sebuah pedoman pragmatis tetapi mempunyai manfaat yang tak ternilai untuk membantu seseorang menemukan kunci-kunci pembuka pintu gerbang sumber dayanya sendiri. Presupposition bisa dianggap sebagai jantung. Menerima presupposition sebagai sikap dalam memandang dunia, akan mempermudah kita menguasai dan mengambil benefit dari NLP, karena semua teknik NLP diderivasikan dari presupposition ini.

Presupposition diatas haruslah dipahami secara hati-hati, supaya persis seperti yang dimaksudkan. Setiap perilaku, bahkan yang nampaknya jahat sekalipun didasari oleh motivasi yang positip. Kalau terjadi tindak kejahatan, hal itu disebabkan karena pilihan perilakunya yang salah. Katakanlah apa yang dilakukan seorang pencuri, paling tidak dia mempunyai tujuan untuk memberi nafkah keluarganya. Seandainya dia tidak mempunyai keluargapun, paling tidak untuk menghidupi dirinya sendiri.

Manfaat presupposition ini sangat penting dipahami terutama oleh para pendidik, orang tua ataupun para konselor. Bagaimana seandainya orang tua atau guru beranggapan bahwa anak-anaknya telah melakukan kesengajaan atau bersekongkol untuk menjahati atau membuat Anda marah. Padahal seandainya mereka melakukannyapun, hal itu pasti disebabkan oleh adanya latar belakang yang diakibatkan oleh tindakan orang yang lebih dewasa sendiri. Anak-anak itu hanya ingin berekspresi bahwa mereka tidak mau diperlakukan yang semena-mena yang tidak sesuai dengan jalan pikiran mereka.

Contoh lainnya :
Tom adalah seorang musisi yang hebat, tetapi ia sangat kurang percaya diri sehingga tidak berani tampil di depan publik. Ia mengaku perilaku nervous ini berakar dari masa anak-anak. Ayahnya sering membentak jika ia mengatakan atau melakukan sesuatu yang dianggap keliru. Dari pada mendapat penolakan keras atau dibentak, Tom lebih suka menarik diri dalam sikap diam dan mengisolasi diri sendiri. Hal itu berlangsung hampir 40 tahun.

Lambat laun figur ayah yang suka mengkritik dan membentak ini berubah menjadi ”audiens” dalam pikiran Tom. Pada saat tampil di panggung, tanpa sadar Tom sering mengimajinasikan bentuk ekspresi penolakan audiens jika ia melakukan saat tampil memainkan musiknya. Lama-kelamaan ia tidak berani menanggung resiko itu lagi. Dengan segenap rasa frustasi ia memutuskan tidak mau lagi tampil di depan publik.

Dalam melakukan terapi, Phillip membimbing Tom untuk menyadari, bahwa perilaku nervous nya itu bukanlah perilaku yang hina dalam dirinya, sebagaimana yang dirasakannya selama ini, melainkan itu hanyalah sebuah upaya untuk melindungi dirinya. Setelah menyadari penuh atas hal itu, Tom diajak untuk melangkah maju dan mencari jalan keluar, bagaimana cara melindungi diri sendiri dari kritik aktual dan imajiner dengan cara yang berbeda dengan sebelumnya, selain dibimbing untuk memiliki self-confidence. Hasilnya Tom sekarang mampu tampil dengan prima diatas panggung, seolah-olah Ayah Tom mengekspresikan persetujuan dan pujian terhadap permainannya.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

NLP Gratis 17 Responsible On Responsible For, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on November 26th, 2017 No Comments

Salah satu presupposisi atau pra anggapan dalam NLP (Neuro Linguistic Programming), ada yang berbunyi seperti judul diatas. Apa esensi perbedaan tambahan “on” dan “for”?

Sebelum makna kata itu kita bedah, kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan presupposition ?

Presupposition terdiri dari atas dua buah suku kata ; pre + supposition yang berarti pra pengandaian atau lebih familier sebut saja anggapan-anggapan dasar. Didalam NLP, presupposition ini terus berkembang sepanjang waktu sebagai prinsip-prinsip inti yang melandasi suatu pendekatan yang dipakai. Presupposition tidak akan dianggap sebagai kebenaran sejati, melainkan dipakai sebagai sikap-sikap dan asumsi yang konsisten menyangkut cara berfikir dan berperilaku yang penuh sumber (Phillip Hayes dan Yenny Rogers)

Presupposition bukanlah sebuah hukum, diktum atupun kebenaran. Tetapi hanya sebuah pedoman pragmatis tetapi mempunyai manfaat yang tak ternilai untuk membantu seseorang menemukan kunci-kunci pembuka pintu gerbang sumber dayanya sendiri. Presupposition bisa dianggap sebagai jantung. Menerima presupposition sebagai sikap dalam memandang dunia, akan mempermudah kita menguasai dan mengambil benefit dari NLP, karena semua teknik NLP diderivasikan dari presuppositionpresupposition itu.

Responsible on atau Bertanggung jawab atas
Setiap orang bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. Apakah di dunia ini ada orang yang mau menjamin hidup kita hingga mencapai kesuksesan?

Kalau Anda bukan anak Rothschild yang membagi habis seluruh kekayaannya pada keluarganya, maka jangan harap bisa menjadi kaya raya mendadak. Orang-orang terkaya di dunia seperti Bill Gates, Warren Buffet Donald Trump, Charlos Slim, Sulaiman Raji dan Sultan Brunei belum tentu akan mewariskan semua hartanya kepada keluarganya. Seandainya mendapat warisanpun, sesudah mereka membagi warisan, para milyuner dolar itu tidak bertanggung jawab, apakah harta waris itu bisa membuat keturunannya menjadi orang yang sesukses dirinya. Karena mereka hanya BERTANGGUNGJAWAB ATAS (RESPONSIBLE ON) atas kesuksesan dirinya dan kehidupannya sendiri, serta BERTANGGUNG JAWAB UNTUK (RESPONSIBLE FOR) berbagi warisan saja, ketika anak-anaknya sudah dewasa.

Sekarang seandainya ada seorang suami menyatakan kekecewaan pada isterinya, karena si doi dianggap tidak bisa membahagiakan dirinya. Bagaimana menurut pendapat Anda?

What’s wrong?

Jelas disini sang misua tidak bisa mengimplementasikan presupposisi ini dengan benar. Karena sesungguhnya yang BERTANGGUNGJAWAB ATAS ( RESPONSIBLE ON) kebahagiaannya, ya hanya dirinya sendiri. Dari semua yang diberikan oleh sang isteri kepadanya, dia mempunyai pilihan 100 persen, untuk merespon dengan rasa bahagia atau rasa kurang puas. Sebaliknya perlu ditanyakan, apakah dia sudah BERTANGGUNGJAWAB UNTUK (RESPONSIBLE FOR) memenuhi kewajiban pada isterinya?

Robert B Cialdini membuat riset yang cukup menarik yang disebut The Phsycologi Influence of Persuassion. Salah satu kesimpulannya, dalam kehidupan terjadi prinsip resiprokal atau imbal balik, bahwa setiap orang yang melakukan sesuatu untuk kita berhak mendapat perlakuan serupa sebagai balasannya. Kalau dalam pepatah kita hutang budi dibawa mati.

Dalam konteks kehidupan suami isteri,

Bertanggungjawablah untuk memenuhi kewajiban sebagai suami kepada isteri dengan ukuran-ukuran yang Anda yakini bisa membahagiakan doi, dan bahagiakan diri Anda atas apapun keadaan isteri Anda, atau apapun yang ia berikan. Dan jangan paksakan untuk mendapatkan kebahagiaan darinya menurut ukuran-ukuran Anda, karena isteri Anda tidak akan pernah tahu, walaupun ia berupaya keras untuk melakukannya”, tetapi percayalah prinsip resiprokal akan terjadi, si doi akan melakukan hal yang serupa dengan Anda. Bahkan biasanya lebih besar dari yang bisa Anda berikan, karena cinta doi pada Anda jauh lebih dalam😇😇😇

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Hadapi Disruption Dengan NLP, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on November 18th, 2017 No Comments

Munculnya era disruption di abad milenial ini, justru harus membuat kita menjadi tertantang untuk belajar.

Sebab kalau inputnya rasa takut, maka reseptor otak kita akan disuplai oleh hormon stress. Tetapi kalau kita merasa tertantang, maka adrenalin akan memicu dopamin untuk memproduksi jutaan neurotransmiter ke seluruh spektrum otak yang bisa membuat kita menjadi kreatif dan cerdas.

Itulah yang saya maksud dengan hadapi dengan NLP (Neuro Linguistic Programming). NLP mampu meng convert input rasa takut menjadi tertantang.

Beberapa orang mengatakan bahwa NLP bukanlah sain. Tetapi semua tools yang digunakan untuk menterapi ataupun mentreatmen klien sudah diriset secara ilmiah.

Oleh karenanya NLP sering disebut sebagai Mind Technology, karena NLP bisa membuktikan

Input P > proses X > outputnya akan Q

NLP menggunakan mulai dari riset emosi para koruptor, orang-orang yang angkuh, orang rendah hati, jujur,  ikhlas (dalam deep structure) sampai meriset ekspresi wajah, gerak mata (di surface structure)

Di zaman milenial ini semuanya memang harus serba saintik, eksak, kongkrit dan cepat. Gak boleh kira-kira abstrak, ataupun lemot. Sebab akan ditinggalkan orang atau digilas oleh disruption, kata Renald Kasali😭

Manfaat NLP dalam Pendidikan

Kombinasi NLP dengan Quantum Learning  membuat Bobbi DePorter bisa meng-create Supercamp. Sekolah SMA gak perlu 3 tahun, tapi cukup 9 bulan.

Ditangan Adi Gunawan, satu kompetensi dasar tidak perlu lagi berjam-jam, tetapi cukup bermenit.

Pendidikan karakter jadi isue penting di negeri ini baru sekitar tahun 2000 an. NLP sudah digunakan untuk membangun karakter sejak 40 tahun yang lalu.

Manfaat NLP dalam Bisnis
Sudah jutaan eksekutif di dunia yang mengikuti coaching dan merasakan manfaat NLP. Termasuk 500 The Fortune CEO berkelas dunia.

Why?

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Thomas J Stanley, kesuksesan para CEO secara garis besar didukung oleh 2 hal, yaitu:
1⃣Soft skill yang meliputi Trust, Leadership dan persistence atau kegigihan
2⃣Kemampuan menjual dan menjalin relationship

Dua skill diatas diajarkan dalam NLP.
Jadi, NLP tidak hanya dimanfaatkan untuk membangun soft skill para Business Leader, tetapi juga mengajarkan hard skill seperti strategi marketing dan selling yang dahsyat serta cara untuk memikat dan menaklukan calon pelanggan, didasarkan pada riset tentang otak dalam merespon suatu penawaran produk / jasa

Manfaat NLP dalam Dunia Politik

Jawabannya sudah pasti. Sesuatu yang bisa melejitkan angka-angka keuntungan bisnis akan digunakan untuk memperoleh angka perolehan suara. Para Tim sukses memanfaatkan jasa NLPer untuk mendesain propaganda agar memikat konsituen mereka🤓

Mungkin Anda berfikir, tetapi Coaching NLP kan mahal?
Para EO biasanya memasang tarip berjut-jut untuk mendapatkan coaching hanya beberapa jam saja.

Walaupun itu sebenarnya layak dan wajar (jika dibandingkan manfaatnya yang segunung)
TETAPI, TIDAK layak bagi seorang Coach NLP yang memahami prinsip Ta’limul Muta’alim yang diajarkan di Pesantren, bahwa ilmu tidak boleh diperjualbelikan. Boleh menerima mahar, tetapi tidak boleh memberatkan si pencari ilmu.

SO, DONT HESITATE TO CALL ME. OKE?🙏🏽😇

Amir Faisal

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Atasi Problem Sales Anda, Trainer Amir Faisal 08157698288

blog on November 1st, 2017 No Comments

Satu hal yang harus dimengerti, konsumen menolak penawaran Anda, bukan berarti mereka tidak tertarik ataupun tidak membutuhkan produk yang Anda tawarkan, tetapi mungkin hanya cara komunikasi Anda yang tidak smart.

Problema yang sering dihadapi dalam menjual produk atau jasa :

❌Iklan, banner, brosur, promosi, spanduk, ataupun selebaran yang dibuat, tidak ada gregetnya, tidak bermakna, atau kurang menumbuhkan minat.

❌Tim Marketing menyusun presentasi, bahasanya kaku, kering tidak berwarna, bahkan tanpa sadar menyinggung perasaan.

❌Dari sisi person penjualnya sendiri seringkali mengalami hal-hal berikut :

  • Konflik mental, Kurang percaya diri dalam menggaet prospek
  • Kurang gigih meraih target pasar dan merasa lemah menghadapi pesaing
  • Kurang terampil membangun relasi ataupun memiliki kepribadian yang tidak disukai orang.
  • Kurang terampil dalam menjual, dan tidak mampu menyampaikan pesan keunggulan produknya.

SEMUANYA ITU HARUS DIBERIKAN SOLUSI, sebelum penjualan melemah, hingga akhirnya mengalami deadlock, yaitu dengan cara :

1⃣Menterapi dan dan mengatasi konflik para Salesman sehingga memiliki kepercayaan diri yang tinggi terhadap Brand nya

2⃣Membangun Mindset Baru dalam menjual, seperti: suka memperbanyak dan menciptakan jalinan hubungan / relasi, berkomunikasi, memberikan solusi dan memberi nilai tambah lainnya kepada pelanggan.

3⃣Belajar membangun relationship dengan pelanggan & mempelajari strategi komunikasi dan seni menjual.

4⃣Menggunakan Trik Persuasive Selling ala David Beckhart, yaitu menggunakan bahasa sugestif dlam bentuk tulisan ( iklan ) maupun lisan ( personal selling)

😇KABAR GEMBIRANYA, selain berpengalaman, membongkar MENTAL BLOCK para Salesman, kami juga mengajarkan teknik-teknik dan trik-trik CONVERSATIONAL HYPNOSIS berdasarkan riset terhadap kinerja persyarafan (pikiran dan perasaan) manusia oleh pakar pakar NLP (Neuro Linguistic Programming) dalam berkomunikasi dengan pelanggan dan Anda akan terkejut melihat hasilnya.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Page 1 of 612345...Last »