DESTINED TO BE A LEADER

slideshow on June 10th, 2016 No Comments

Self Coaching N.L.P (Neuro Linguistic Programming)

DESTINED TO BE A LEADER

Guidance & Tools untuk Membangkitkan Bakat Kepemimpinan

Di zaman modern dan era digital ini diperlukan Kepemimpinan yang berpola pikir entrepreneur, yaitu sebuah mindset seperti yang dimiliki oleh para owner dan CEO. Untuk itu para pemimpin perlu merubah paradigma, visi dan kemampuannya dalam membangun relationship.
Buku ini memberikan pencerahan tentang ketiga aspek tersebut.

(Dr. Tanri Abeng, Komisaris Utama PT. Pertamina)

Buku ini mengajarkan, bahwa perubahan tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Sering kali perubahan dimulai dari langkah kecil, dari diri sendiri. Untuk itu yang terpenting adalah mengubah cara berpikir, karena pikiran menentukan tindakan kita.
Jadi, mulailah dengan pikiran, karena jika tidak, perubahan hanyalah konsep indah di atas kertas.

(Prof Rhenald Kasali, PhD. Guru besar FEUI, Founder Rumah Perubahan)

Membaca buku ini saya jadi tercenung…
Kalau kita bisa menyadari, kita akan merasakan, betapa tingginya martabat manusia itu. Buku ini mengajak kita meraih ketinggian itu dan memberikan strategi untuk menguasai pikiran dan perasaan kita sendiri.
Penulis menyampaikannya dengan cara menarik dan menggugah pembaca untuk melaksanakannya.

(Prof. Roy Sember, MBA, Ph.D, Dekan IPMI International Business School Jakarta, Twitter/Instagram : @ProfRoySembel, Facebook/LinkedIn : Prof. Roy Sembel)

Buku yang sangat bagus. Buku yang akan merubah mindset Anda dan memperkaya pola pikir Anda agar sukses memimpin. Mudah dibaca, dan perlu.

(Tanadi Santoso. Entrepreneur dan Pembicara Publik)

Hmmm…Bener juga ya…!
Itulah kira-kira yang akan muncul dalam benak Anda saat membaca buku ini. Potensi itu sudah ada di dalam diri kita, namun terkadang perlu ada yang mengingatkannya. Itulah isi buku ini.
Asyiik dibacanya

(Krishnamurti, Mindset Motivator, CEO Krishnamurti Million Dollar Academy)

Tags: , , , , , ,

No Responses to “DESTINED TO BE A LEADER”

Leave a Reply